Sabtu, 10 November 2018

Hologram


HOLOGRAM
 
 
            Holografi adalah teknik yang memungkinkan cahaya dari suatu benda yang tersebar direkam dan kemudian direkonstruksi sehingga objek seolah-olah berada pada posisi yang relatif sama dengan media rekaman yang direkam. Gambar berubah sesuai dengan posisi dan orientasi dari perubahan sistem pandangan dalam cara yang sama seperti saat objek itu masih ada, sehingga gambar yang direkam akan muncul secara tiga dimensi (3D) yang biasa disebut dengan hologram. Teknologi perekaman citra tiga dimensi ini menggunakan sinar murni (seperti laser). Setelah pemrosesan, penampakan benda akan terlihat berbeda-beda dari berbagai sudut. Pembuatan hologram tradisional menggunakan proses kimia yang rumit. Penampakan pada hologram modern dapat dilihat dengan pencahayaan yang biasa dan dapat pula menunjukkan citra tiga dimensi benda besar yang bergerak dengan pewarnaan yang lengkap. Sebuah perusahaan bernama Asukanet pernah mendemonstrasikan sebuah hologram interaktif di acara CEATEC pada tahun 2013. Asukanet menciptakan sebuah alat yang bisa menampilkan hologram dinamakan Aerial Imaging Plate. Pada acara itu, Asukanet menampilkan sebuah hologram interaktif dimana para pengunjung bisa melakukan interaksi dengan hologram tersebut layaknya berinteraksi dengan benda nyata.

            Hologram adalah produk dari teknologi holografi. Hologram terbentuk dari perpaduan dua sinar cahaya yang koheren dan dalam bentuk mikroskopik. Hologram bertindak sebagai gudang informasi optik. Informasi-informasi optik itu kemudian akan membentuk suatu gambar, pemandangan, atau adegan.

             Hologram merupakan jelmaan dari gudang informasi (information storage) yang mutakhir. Kelebihan hologram ialah ia mampu menyimpan informasi, yang di dalamnya memuat objek-objek 3 dimensi (3D). Tidak hanya objek-objek yang biasa terdapat di foto atau gambar pada umumnya. Hal itu disebabkan prinsip kerja hologram tidak sesederhana lensa fotografi. Hologram menggunakan prinsip-prinsip difraksi dan interferensi, yang merupakan bagian dari fenomena gelombang.

            Berbicara mengenai teknologi hologram 3D, yang terlintas dalam pikiran kita hal tersebut hanya ada di film – film dan tidak ada di dunia nyata. Faktanya Ilmuwan dari Universitas Arizona telah mengembangkan sebuah teknologi di mana satu hari dapat digunakan untuk menyimpan data dalam jumlah besar dalam bentuk holografik. Menurut salah satu ilmuwan Nasser Peyghambarian, optik Hologram akan menawarkan aplikasi masa depan dalam pengobatan dan manufaktur serta dalam industri hiburan. Tim peneliti dari Universitas Arizona telah mengumumkan bahwa mereka berhasil mengembangkan gerakan tercepat hologram 3D. 

            Nasser Peyghambarian adalah salah satu ilmuan yang menemukan Teknologi 3D Hologram ini. Beliau mengatakan bahwa”Teknologi seperti komunikasi langsung dengan hologram tampaknya hanya ada di film. Dan kami adalah para ilmuwan mencoba untuk membawanya keluar ke dunia nyata, “katanya, seperti dilansir Alam. “Tapi sekarang kita telah menunjukkan bahwa menciptakan hologram yang dinamis ukuran dan resolusi seperti dalam film akan menjadi sebuah kenyataan,” tambahnya.
           
Sebenarnya penerapan teknologi ini telah kita rasakan bersama, conntohnya adalah ketika kita menonton film 3D di bioskop menggunakan kacamata 3D yang ditambahkan efek cahaya. Hanya saya kacamata ini Cuma memproyeksikan gambar dengan bantuan efek cahaya, contoh lainnya adalah produk dari google yaitu google hololens. Google hololens adalah sebuah kacamata AR yang memproyeksikan tampilan digital ada layar kaca mata dengan efek 3D sehingga terkesan tampilan tersebut berada pada ruang nyata. 

            Tak heran jika beberapa tahun lagi teknologi ini akan mulai dipakai dalam kehidupan sehari – hari. Bukan hanya pada bidang teknologi saja, tapi juga pada bidang kedokteran, hiburan, dan bidang lainnya juga pasti akan terpengaruh. Di era perkembangan teknologi yang pesat ini, tinggal menunggu hari saja untuk merasakan teknologi tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar